Semarang menjadi salah satu kota tujuan wisata domestik maupun international. Buat kalian pecinta kopi, Ketika kalian mengunjungi kota ini jangan lupa buat berkunjung ke Hero Coffee Indonesia Semarang yang di Jl. Kepodang No.33, Purwodinatan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kafe ini berada dikawasan wisata kota lama yang letaknya dekat dengan gereja Protestant Church In Western Indonesia Immanuel Semarang.
Dengan Nuansa kayu dan berbagai dekorasi yang instagramable menambah keindahan dan kenyamana kalian menikmati minum kopi disini. Terdapat beberapa pot tanaman dan bunga disudut ruangan pun menambah suasana menjadi nyaman. Tidak lupa pemilik kafe juga menambahkan quote yang terbuat dari papan menambah estetika di ruangan.
Kalian Tinggal di Jakarta? Bosen dengan suasana lingkungan rumah tapi males kalau pergi jauh, Stres dengan kerjaan dikantor dan cuma punya waktu weekend aja? Itu artinya kalian butuh give reward to yourself, Yap kalian butuh rilex sejenak. Staycation di Jakarta ? Why Not?
Deluxe Room
Ibis Jakarta Slipi bisa menjadi pilihan kalian untuk staycation di Jakarta loh ! Hotel yang berlokasi di Jl. Letjen S. Parman No.Kavling 59, Slipi, Kec. Palmerah, Jakarta, menawarkan menginap dengan suasana santai dengan berbagai fasilitas. Terdapat kolam berenang untuk anak dan dewasa. Terdapat juga ruangan untuk bermain anak. Fasilitas dikamar pun cukup lengkap terdapat refrigrator mini dan mini coffee bar dengan window room yang menyajikan pemandangan Jakarta.
Mini Coffee Bar
Terdapat 2 restoran yang digunakan untuk sarapan pagi, Menu yang disajikan juga bervariasi dan untuk rasa hampir semua makanan enak, Dan buat kalian yang suka kopi jangan lupa untuk merasakan cappucino nya ya !
Swimming Pool
Hot Cappucino
Staff ramah dan sangat membantu, untuk harga kalian bisa langsung bayar di hotel atau booking di aplikasi travel seperti traveloka dan lainnya.
Ratu Boko adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan, 18 km sebelah timur Kota Yogyakarta atau 50 km barat daya Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia. Situs Ratu Baka terletak di sebuah bukit pada ketinggian 196 meter dari permukaan laut. Luas keseluruhan kompleks adalah sekitar 25 ha.
Candi Ratu Boko
Situs Ratu Boko dijadikan tempat wisata yang ramai di kunjungi dikarenakan keindahan nya, Tempat ini bisa anda jadikan salah satu tempat yang harus anda kunjungi ketika anda berada di Jogjakarta. Berikut sejarah dari Ratu Boko.
Sunrise Ratu Boko
Ratu boko merupakan situs arkeologi dalam bentuk istana kerajaan tua kerajaan Mataram dari abad ke-8. Menurut sejarah kerajaan mataram lama, Istana Ratu Boko digunakan oleh dinasty Sailendra, jauh sebelum waktu raja Samaratungga (pendiri Candi Borobudur) dan Rakai Pikatan (Pendiri Candi Prambanan). Selain meninggalkan bukti sejarah dalam bentuk prasasti yang tersebar di Jawa, Kerajaan Mataram kuno yang dibangun banyak kuil, bermotif Hindu dan Budha. Temuan artefak emas di Wonoboyo menunjukkan kekayaan seni dan budaya. Menurut prasasti kuno yang dibuat oleh Rakai Panangkaran di 746-784 Masehi, pada awal bangunan di sekitar Ratu Boko situs warisan disebut Abhaya Giri Wihara. Abhaya berarti tidak ada bahaya atau perdamaian. Abhayagiri berarti asrama biarawan Buddha (vihara) yang terletak di daerah di atas bukit. Pada periode berikutnya antara 856-863 Masehi. Abhayagiri wihara berubah nama menjadi walaing kraton yang dicanangkan vasal Rakai bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni. Berdasarkan Prasasti Mantyasih, yang dibangun pada 898-908 Masehi oleh Rakai Watukara Dyah Balitung, masih disebutkan Walaing sebagai silsilah Punta Tarka yang membuat prasasti Mantyasih. Sejak awal abad ke-10 hingga akhir abad ke-16, berita tentang Kraton Walaing. Nama Ratu Boko berasal dari masyarakat setempat. Ratu Boko (dalam bahasa Jawa berarti raja bangau) adalah ayah dari Loro Jonggrang yang juga menjadi nama candi utama pada kompleks Candi Prambanan.
Kompleks Ratu Boko
Situs ini menampilkan atribut sebagai tempat berkegiatan atau situs pemukiman, namun fungsi tepatnya belum diketahui dengan jelas. Dilihat dari pola peletakan sisa-sisa bangunan, diduga kuat situs ini merupakan bekas keraton (istana raja). Pendapat ini berdasarkan pada kenyataan bahwa kompleks ini bukan candi atau bangunan dengan sifat religius, melainkan sebuah istana berbenteng dengan bukti adanya sisa dinding benteng dan parit kering sebagai struktur pertahanan. Sisa-sisa permukiman penduduk juga ditemukan di sekitar lokasi situs ini. Secara administratif, situs ini berada di wilayah dua Dukuh, yakni Dukuh Dawung, Desa Bokoharjo dan Dukuh Sumberwatu, Desa Sambireja, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Indonesia.
Situs Ratu Boko
Situs ini dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan Situs Warisan Dunia sejak tahun 1995. Situs Ratu Boko pertama kali dilaporkan oleh Van Boeckholzt pada tahun 1790, yang menyatakan terdapat reruntuhan kepurbakalaan di atas bukit Ratu Boko. Bukit ini sendiri merupakan cabang dari sistem Pegunungan Sewu, membentang dari selatan Yogyakarta hingga daerah Tulungagung. Seratus tahun kemudian baru dilakukan penelitian yang dipimpin oleh FDK Bosch, yang dilaporkan dalam Keraton van Ratoe Boko. Dari sinilah disimpulkan bahwa reruntuhan itu merupakan sisa-sisa keraton. Prasasti Abhayagiri Wihara yang berangka tahun 792 M merupakan bukti tertulis yang ditemukan di situs Ratu Boko. Dalam prasasti ini menyebut seorang tokoh bernama Tejahpurnapane Panamkarana atau Rakai Panangkaran (746-784 M), serta menyebut suatu kawasan wihara di atas bukit yang dinamakan Abhyagiri Wihara ("wihara di bukit yang bebas dari bahaya"). Rakai Panangkaran mengundurkan diri sebagai Raja karena menginginkan ketenangan rohani dan memusatkan pikiran pada masalah keagamaan, salah satunya dengan mendirikan wihara yang bernama Abhayagiri Wihara pada tahun 792 M. Rakai Panangkaran menganut agama Buddha demikian juga bangunan tersebut disebut Abhayagiri Wihara adalah berlatar belakang agama Buddha, sebagai buktinya adalah adanya Arca Dyani Buddha. Namun ditemukan pula unsur–unsur agama Hindu di situs Ratu Boko Seperti adanya Arca Durga, Ganesha dan Yoni. Tampaknya, kompleks ini kemudian diubah menjadi keraton dilengkapi benteng pertahanan bagi raja bawahan (vassal) yang bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni. Menurut prasasti Siwagrha tempat ini disebut sebagai kubu pertahanan yang terdiri atas tumpukan beratus-ratus batu oleh Balaputra. Bangunan di atas bukit ini dijadikan kubu pertahanan dalam pertempuran perebutan kekuasaan di kemudian hari.Di dalam kompleks ini terdapat bekas gapura, ruang paseban, kolam, pendopo, pringgitan, keputren dan dua ceruk gua untuk bermeditasi. Berbeda dengan peninggalan purbakala lain dari zaman Jawa Kuno yang umumnya berbentuk bangunan keagamaan, situs Ratu Boko merupakan kompleks profan, lengkap dengan gerbang masuk, pendopo, tempat tinggal, kolam pemandian, hingga pagar pelindung. Berbeda pula dengan keraton lain di Jawa yang umumnya didirikan di daerah yang relatif landai, situs Ratu Boko terletak di atas bukit yang lumayan tinggi. Ini membuat kompleks bangunan ini relatif lebih sulit dibangun dari sudut pengadaan tenaga kerja dan bahan bangunan.
Danau Toba merupakan salah satu danau
terbesar di Indonesia. Danau Toba terletak di provinsi Sumatera Utara,Indonesia. Ditengah danau ini terdapat pulau , yaitu pulau Samosir. Salah satu
suku yang terdapat disini adalah suku Batak Toba. Danau Toba menyajikanberbagai panorama alam yang indah, budaya ,
seni serta hasil karya yang dapat anda beli melalui sovenir yang dijual. Untuk
menyusuri Danau Toba sertamenyebrang
pulau Samosir anda dapat menyewa perahu atau kapal laut yang harganya relatif
murah, selain itu di Kawasan Wisata Danau Toba ini terdapat pula penginapan
seperti hotel atau villa.
Danau Toba
Ketika sampai di pulau samosir anda akan menemukan objek wisata budaya Sigale-Gale.
Objek Wisata Budaya
Tidak hanya sebagai objek Wisata Budaya, Tetapi tujuan wisatawan yang utama adalah melihat keindahan danau yang begitu luas yang mirip seperti laut. Berikut suasana sekitar danau toba yang dapat kalian lihat
Suasana Ditengah Danau
Perahu yang dapat disewa
Tugu Batak Toba
Terdapat tarian khas Batak yang sering di pertunjukan ke wisatawan, anda pun dapat bergabung menari dengan warga lokal.
Hey buat kamu yang lagi cari staycation unik dan nyaman kalian bisa pilih The Highland Park Resort & Hotel yang berada di Bogor tepatnya di Jl. Ciapus, Curug Nangka, Kp.Sinarwangi, Sukajadi, Kec.Tamansari – Kab.Bogor, 16610 Jawa Barat – Indonesia. Lokasi yang terbilang dekat dengan ibu kota dan strategis ini bertempat di kaki Gunung Salak yang termasuk Taman Nasional Halimun.
Most Unique Resort & Hotel in Indonesia
The Highland Park Resort, Hadir dengan konsep resort yang berbeda dan memberikan pengalaman di mana Anda dapat tinggal di dalam tenda bangsa Mongolia dan Indian (Apache) dengan konsep Glamorous-Camping. Berikut pilihan ruangan kamar penginapan sesuai kapasitas dan kebutuhan anda, terdapat 3 jenis pilihan bentuk ruangan, dimana setiap ruangan memiliki keunikan tersendiri, kalian dapat memilih Ruangan Apache Camp, Mongolian Camp, dan Tree House.
Mongolian Camp
Tree House
Apache Camp
Anda dapat bersantai, menghirup udara segar di alam yang asri dan melepas penat dari bising nya perkotaan. The Highland Park Resort menyediakan berbagai fasilitas seperti meeting room, ballroom, outbound, equestrian club (berkuda), edu-camp, golf, mini-zoo, waterboom dan lainnya menjadikan tempat ini sebagai pilihan terbaik dan menarik bagi kalian yang ingin bersantai bersama sekeluarga dan teman-teman. Tidak hanya itu kalian dapat memilih The Highland Park Resort & Hotel Bogor untuk mengadakan berbagai acara seperti family gathering, corporate outing, meeting, training, dan acara lainnya. Terdapat banyak pilihan menu untuk sarapan, makan siang atau pun makan malam. Berbagai Aktifitas dapat kalian lakukan seperti shooting target, Edu Camp, flying fox, zip bike, high rope, low rope .
Jadi sudah tentukan ruangan kamar penginapan kalian ?